{"id":1069,"date":"2026-09-19T05:47:06","date_gmt":"2026-09-19T05:47:06","guid":{"rendered":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/?p=1069"},"modified":"2026-09-19T05:47:06","modified_gmt":"2026-09-19T05:47:06","slug":"resep-keripik-bawang-1-kg-tepung-camilan-gurih-dan-renyah-untuk-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/resep-keripik-bawang-1-kg-tepung-camilan-gurih-dan-renyah-untuk-keluarga\/","title":{"rendered":"Resep Keripik Bawang 1 Kg Tepung: Camilan Gurih dan Renyah Untuk Keluarga"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Keripik Bawang 1 Kg Tepung: Camilan Gurih dan Renyah Untuk Keluarga<\/h1>\n<p>Keripik bawang adalah salah satu camilan tradisional yang disukai banyak orang di Indonesia. Camilan ini terkenal dengan rasa gurih dan kerenyahannya yang membuat siapa saja sulit berhenti mengonsumsinya. Berikut ini adalah panduan lengkap untuk membuat keripik bawang menggunakan 1 kg tepung, yang cocok sebagai camilan untuk dinikmati bersama keluarga. Artikel ini juga mengandung tips dan trik untuk membuat hasil yang sempurna.<\/p>\n<h2>1. Bahan-Bahan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<p>Sebelum memulai proses pembuatan keripik bawang, pastikan semua bahan di bawah ini sudah siap:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tepung terigu<\/strong>: 1kg<\/li>\n<li><strong>Bawang merah<\/strong>: 200 gram, iris tipis<\/li>\n<li><strong>Bawang putih<\/strong>: 5 siung, haluskan<\/li>\n<li><strong>Mentega<\/strong>: 100 gram<\/li>\n<li><strong>Telur ayam<\/strong>: 2 butir<\/li>\n<li><strong>Santan instan<\/strong>: 65 ml (bisa menggunakan yang segar sekitar 100 ml)<\/li>\n<li><strong>Garam<\/strong>: 1 sendok makan<\/li>\n<li><strong>Penyedap rasa<\/strong>: 1 sendok teh (opsional)<\/li>\n<li><strong>Seledri<\/strong>: 3 batang, cincang halus<\/li>\n<li><strong>Udara<\/strong>: cukup<\/li>\n<li><strong>Minyak goreng<\/strong>: untuk menggoreng<\/li>\n<\/ul>\n<h2>2. Alat yang Diperlukan<\/h2>\n<p>Berikut adalah alat yang Anda perlukan:<\/p>\n<ul>\n<li>Wadah besar untuk mencampur adonan<\/li>\n<li>penggilas adonan<\/li>\n<li>Pisau tajam atau pemotong adonan<\/li>\n<li>Wajan besar<\/li>\n<li>Sendok sayur<\/li>\n<li>Pengering atau kertas minyak<\/li>\n<\/ul>\n<h2>3. Langkah Pembuatan<\/h2>\n<h3>3.1. Persiapan Adonan<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Irisan bawang bombay<\/strong>: Iris tipis bawang merah dan haluskan bawang putih menggunakan cobek. Tumis bawang merah dan putih dengan sedikit mentega hingga harum.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Campur Adonan<\/strong>: Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu dengan garam, penyedap rasa, dan seledri. Tambahkan bawang yang telah ditumis.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tambahkan Bahan-Bahan Basah<\/strong>: Tambahkan telur, mentega, dan santan ke dalam adonan tepung. Aduk semuanya sampai rata.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Uleni Adonan<\/strong>: Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan menjadi kalis dan mudah dibentuk.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>3.2. Membentuk dan Memotong Adonan<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Giling Adonan<\/strong>: Ambil sebagian adonan dan giling dengan rolling pin hingga ketebalan sekitar 2-3 mm. Pastikan permukaan tetap ditaburi tepung agar adonan tidak lengket.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Potong Adonan<\/strong>: Potong adonan yang telah digiling dengan bentuk persegi panjang atau sesuai selera.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>3.3. Menggoreng Keripik<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Panaskan minyak<\/strong>: Panaskan minyak di wajan dengan api sedang. Pastikan minyak cukup banyak agar keripik bisa terendam sempurna.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Goreng Keripik<\/strong>: Masukkan potongan adonan ke dalam minyak panas. Goreng hingga matang dan berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Keringkan Keripik<\/strong>: Tiriskan keripik di atas kertas minyak atau alat pengering agar minyak berlebih terserap.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>4. Tips dan Trik untuk Hasil Terbaik<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Mengiris Bawang Tipis<\/strong>: Semakin tipis irisan bawang, semakin harum dan merata aromanya dalam adonan.<\/li>\n<li><strong>Adonan Kalis<\/strong>: Pastikan adonan tidak terlalu lembek ataupun terlalu keras agar mudah dibentuk dan tekstur keripik menjadi renyah.<\/li>\n<li><strong>Suhu Minyak Stabil<\/strong>: Pastikan minyak tidak terlalu panas agar keripik masak merata dan tidak cepat gosong.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>5. Penyimpanan Keripik Bawang<\/h2>\n<p>Simpan keripik bawang di dalam toples kedap udara setelah dingin agar tetap renyah. Keripik dapat bertahan hingga beberapa minggu jika disimpan dengan benar.<\/p>\n<h2>6. Kesimpulan<\/h2>\n<p>Keripik bawang adalah camilan yang sempurna untuk dinikmati di segala suasana. Resep dengan 1 kg tepung ini menghasilkan jumlah keripik yang melimpah, ideal untuk acara keluarga atau stok camilan di rumah. Cobalah resep ini dan rasakan sendiri kenikmatan gurih dan renyahnya keripik bawang buatan sendiri!<\/p>\n<p>Dengan mengikuti langkah-langkah mudah di atas, kamu bisa menghasilkan keripik bawang yang lezat. Buatlah saat waktu luang dan nikmati bersama orang-orang<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Keripik Bawang 1 Kg Tepung: Camilan Gurih dan Renyah Untuk Keluarga Keripik bawang adalah salah satu camilan tradisional yang disukai banyak orang di Indonesia. Camilan ini terkenal dengan rasa gurih dan kerenyahannya yang membuat siapa saja sulit berhenti mengonsumsinya. Berikut ini adalah panduan lengkap untuk membuat keripik bawang menggunakan 1 kg tepung, yang cocok [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[632],"class_list":["post-1069","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-resep-keripik-bawang-1-kg-tepung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1069"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1071,"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1069\/revisions\/1071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nelongsoketintang.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}